Rajawalipublik.com,- Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bengkulu Utara, Kusno, S.Pd, optimis pekerjaan puluhan proyek rehabilitasi dan pembangunan sekolah SD hingga SMP dari APBD tahun 2025 akan selesai tepat waktu.
“Hingga saat ini memang sebanyak 63 paket proyek di Dispendik belum ada satupun yang rampung. Karena dalam kontraknya berakhir hingga akhir bulan November, makanya saya yakin semua pekerjaan akan selesai pada tepat waktu yang sudah ditentukan,” ungkap Kusno, di ruang kerjanya, Senin (13/10/2025).
Kusno juga mengakui, untuk paket proyek Dispendik dari APBD Perubahan tahun 2025 juga belum ada yang mulai lantaran masih dalam tahap proses administrasi.
“Kalau untuk paket proyek dari APBD Perubahan tahun ini belum ada yang mulai, karena masih dalam proses administrasi. Paling cepat mulainya nanti itu pada pertengahan bulan November,” ujar Kusno.
Anehnya, Kuno tidak ingin memberikan jawaban saat ditanya apakah sanksi untuk para pihak kontraktor jika pekerjaannya tidak selesai tepat waktu.
“Untuk saat ini saya tidak bisa menjawab karena itu belum terjadi, sebab kita tidak bisa berandai andai,” ucap Kusno.
Persoalan pergantian kepala dinas yang sempat terjadi dua kali dalam waktu berdekatan, menurutnya tidak berpengaruh terhadap pekerjaan proyek di lapangan. Pergantian itu sendiri terjadi karena Plt kepala dinas pendidikan yang lama, Sugeng, S.Pd mengundurkan diri.
“Proyek bukan DAK dari bantuan pemerintah pusat tahun ini juga ada, tapi swakelola yakni, rehab dan pembangunan gedung sekolah baru, yang jumlahnya 12 SMP, 17 SD dan 1 PAUD. Kemudian, kalau untuk dari DAK Fisik juga ada, yakni pengadaan APE dan Laptop untuk PAUD,” pungkas Kusno. (ADV)




















